Teman-teman...
Kali ini saya ingin cerita tentang budaya kuansing ni....
Pacu Jalur
adalah sejenis lomba dayung tradisional khas daerah Kuantan Singingi (Kuansing)
yang hingga sekarang masih ada dan berkembang di Propinsi Riau. Lomba dayung
ini menggunakan perahu yang terbuat dari kayu gelondongan yang oleh masyarakat
sekitar juga sering disebut jalur. Upacara adat khas daerah Kuansing ini
diselenggarakan setiap satu tahun sekali untuk merayakan Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia, tepatnya pada tanggal 23-26 Agustus. Panjang perahu/jalur
yang digunakan dalam lomba ini berkisar antara 25-40 meter dengan jumlah atlet
40-60 orang tiap perahu. Biasanya, festival ini diikuti oleh ratusan perahu dan
melibatkan beribu-ribu atlet dayung, serta dikunjungi oleh ratusan ribu
penonton baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Konon, kegiatan
lomba dayung ini merupakan warisan budaya masyarakat Kuantan Singingi yang
telah berlangsung sejak tahun 1900-an. Perahu atau jalur, dahulu, sering
dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai sarana transportasi untuk
mengangkut hasil bumi atau pun hasil hutan. Kebiasaan menggunakan perahu inilah
yang mungkin merupakan cikal bakal kegiatan Pacu Jalur. Pada zaman penjajahan
Belanda, Pacu Jalur juga dimanfaatkan oleh pemerintah Belanda untuk memeringati
serta memeriahkan hari ulang tahun ratu mereka yang bernama Ratu Wilhelmina.
Namun, semenjak Indonesia merdeka, Pacu Jalur berangsur-angsur dijadikan
upacara khas untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada awalnya,
kegiatan Pacu Jalur hanya diikuti oleh segelintir masyarakat di sekitar daerah
Kuantan Singingi. Namun, dalam perkembangannya, kegiatan ini banyak mendapat
perhatian dan simpati dari berbagai kawasan, terutama daerah-daerah kawasan
Riau dan sekitarnya serta mancanegara. Oleh karena itu, saat ini festival Pacu
Jalur tidak hanya milik masyarakat Kuantan Singingi saja, melainkan telah
menjadi pesta rakyat milik masyarakat Riau dan kawasan sekitarnya. Festival
yang bernuasa tradisional ini telah ditetapkan masuk ke dalam Kalender
Pariwisata Nasional (Major Event).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar